Begini Layanan Kesehatan & Teknologi Kecerdasan Buatan

Begini Layanan Kesehatan & Teknologi Kecerdasan Buatan

RADARINDO.co.id-Jakarta:
Platform layanan kesehatan digital, Halodoc mengatakan masa depan layanan kesehatan di era digital berada di penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Chief Product Officer Alfonsius Timboel membeberkan beberapa contoh kasus penggunaan AI dalam layanan kesehatan di masa depan. Kecerdasan buatan bisa digunakan untuk mendeteksi kanker dalam tubuh manusia. AI ini menggunakan computer vision di mana AI bisa mengekstrak informasi dari gambar yang diperlukan untuk mengeluarkan sebuah kebijakan.
AI diprediksi bisa identifikasi ada anomali dari gambar dengan mengeluarkan analisis. Apakah satu orang itu bisa punya kanker ke depannya atau tidak. Jadi AI bisa analisis dan mengambil data dari X-ray dan CT-Scan.
Demikian disampaikan Alfonsius di Jakarta Pusat, belum lama ini. Contoh kedua, AI bisa mendeteksi gejala-gejala penyakit. Misalnya AI bisa menentukan penyakit lewat gejala-gejala yang dialami pasien.
Gejala tersebut diinformasikan ke AI melalui semacam kuesioner. Di situ, pasien harus menjawab berbagai gejala yang ia alami. Dari informasi tersebut, AI mampu mengeluarkan diagnosa.
Alfonsius mengatakan diagnosa tersebut tepat sasaran daripada pasien harus mencari di mesin pencarian tentang gejala yang ia alami. Hasil pencarian terkadang tidak akurat dan bahkan terkesan hiperbola. “Kita gunakan AI untuk melihat performa dokter agar kita bisa berikan feedback ke dokter. Agar bisa merespon lebih cepat dan penjelasan lebih lengkap,” katanya lagi. Sejumlah kalangan menilai penemuan tersebut patut diapresiasi. (KRO/RD/CNN)